Posted by: AMANDA on: June 3, 2011
1. PENGERTIAN PLAGIARISME
Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.
Yang digolongkan sebagai plagiarisme:
* menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain
* mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya
Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme:
* Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
* Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
* Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
* Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
* Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
* Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
* Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.
Hal-hal yang tidak tergolong plagiarisme:
* menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
* menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
* mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.
Plagiarisme dalam literatur terjadi ketika seseorang mengaku atau memberi kesan bahwa ia adalah penulis asli suatu naskah yang ditulis orang lain, atau mengambil mentah-mentah dari tulisan atau karya orang lain atau karya sendiri (swaplagiarisme) secara keseluruhan atau sebagian, tanpa memberi sumber.
Akademis
Selain masalah plagiarisme biasa, swaplagiarisme juga sering terjadi di dunia akademis. Swaplagiarisme adalah penggunaan kembali sebagian atau seluruh karya penulis itu sendiri tanpa memberikan sumber aslinya. Menemukan swaplagiarisme sering kali sulit karena masalah-masalah hukum yang berkaitan dengan fair use. Beberapa organisasi profesional seperti Association for Computing Machinery memiliki kebijakan untuk menangani hal ini.
Cara Menghindari Plagiarisme
Lembaga pendidikan atau fakultas kemungkinan memberikan panduan untuk membantu mahasiswanya menghindari plagiarisme dalam bidang ilmu yang ditekuninya. Untuk tugas akademik tertentu, seperti skripsi, tesis atau disertasi, mahasiswa biasanya diharuskan membuat pernyataan secara formal bahwa karya tulis yang dikumpulkannya adalah murni hasil karyanya sendiri dan bukan hasil plagiarisme. Ini adalah salah satu instrumen yang bisa dipergunakan untuk mencegah terjadinya tindakan plagiat.
Namun, ada pengetahuan atau teknik-teknik tertentu yang dapat dikuasai mahasiswa agar terhindar dari tuduhan melakukan plagiarisme. Pengetahuan atau teknik ini antara lain berkaitan dengan tata cara mengutip dan melakukan parafrase. Pengetahuan dan teknik lain yang harus dikuasai mahasiswa seperti referensi di bahas dalam bagian lain buku ini.
Pesan paling penting dalam bagian ini adalah bahwa memberikan pengakuan kepada sumber yang dikutip dan kemampuan untuk mengutip secara akurat sumber tersebut adalah sangat penting.
SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Plagiarisme
Berita Lampung: Pengertian Plagiat atau Plagiarisme |Terkini
2. PENGERTIAN KEAMANAN KOMPUTER
Pengertian tentang keamanan komputer ini beragam-ragam, sebagai contoh dapat kita lihat beberapa defenisi keamanan komputer menurut para ahlinya, antara lain :
A. Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.
B. Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.
ASPEK KEAMANAN KOMPUTER :
Menurut Garfinkel [Simson Garfinkel, “PGP: Pretty Good Privacy,” O’Reilly & Associ-ates, Inc., 1995. ]
1. Privacy / Confidentiality
• DefInisi : menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
• Privacy : lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
• Confidentiality : berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
• Contoh : data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
• Bentuk Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).
• Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.
2. Integrity
• Defenisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
• Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
• Bentuk serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
3. Authentication
• Defenisi : metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
• Dukungan :
• Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat ) dan digital signature.
• Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.
4. Availability
• Defenisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
• Contoh hambatan :
• “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.
• mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.
5. Access Control
• Defenisi : cara pengaturan akses kepada informasi. berhubungan dengan masalah
• authentication dan juga privacy
• Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan
• menggunakan mekanisme lain.
6. Non-repudiation
• Defenisi : Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.
MACAM – MACAM CRYPTOSYSTEM
A. Symmetric Cryptosystem
Dalam symmetric cryptosystem ini, kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi pada prinsipnya identik, tetapi satu buah kunci dapat pula diturunkan dari kunci yang lainnya. Kunci-kunci ini harus dirahasiakan. Oleh karena itulah sistem ini sering disebut sebagai secret-key ciphersystem. Jumlah kunci yang dibutuhkan umumnya adalah :
nC2 = n . (n-1)
——–
2
dengan n menyatakan banyaknya pengguna.
Contoh dari sistem ini adalah Data Encryption Standard (DES), Blowfish, IDEA.
B. Assymmetric Cryptosystem
Dalam assymmetric cryptosystem ini digunakan dua buah kunci. Satu kunci yang disebut kunci publik (public key) dapat dipublikasikan, sedang kunci yang lain yang disebut kunci privat (private key) harus dirahasiakan. Proses menggunakan sistem ini dapat diterangkan secara sederhana sebagai berikut : bila A ingin mengirimkan pesan kepada B, A dapat menyandikan pesannya dengan menggunakan kunci publik B, dan bila B ingin membaca surat tersebut, ia perlu mendekripsikan surat itu dengan kunci privatnya. Dengan demikian kedua belah pihak dapat menjamin asal surat serta keaslian surat tersebut, karena adanya mekanisme ini. Contoh sistem ini antara lain RSA Scheme dan Merkle-Hellman Scheme.
SUMBER : http://chikachikul.blogspot.com/2010/04/pengertian-keamanankomputer.html
Posted by: AMANDA on: March 22, 2011
1. Perbedaan antara Tenik Informatika, Teknologi informasi, Sistem Informasi, Sistem Komputer, dan Software Engineering
a. Computer Science ( Teknik Informatika )
Jurusan ini mempelajari tentang bagaimana mengembangkan computer vision, robotica, intelligence system, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer di masa yang akan datang.selain itu jurusan ini mempelajari antara lain tentang bagaimana mengembangkan robotik, computer vision, intelligence system, bio-informatika, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer kedepannya. Untuk itu, ilmuwan komputer ini harus memelajari berbagai hal secara teoritis hingga dasar-dasar algoritma dan mengetahui cara mengimplementasikannya.
b. Information Technology ( Teknologi Informasi )
Jurusan ini mempelajari antara lain tentang bagaimana sebuah sistem informasi di sebuah institusi sudah tepat keberadaannya, berfungsi sesuai harapan, mudah dalam pengaturan operasional, serta aman. Selain itu aspek non-teknis semisal memahami kebutuhan dari pengguna akhir, menterjemahkan kebutuhan manajemen, dan hal-hal praktis lainnya juga dipelajari.
c. Information Systems (Sistem Informasi)
Jurusan ini mempelajari tentang bagaimana membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada saat ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan menerapkan IT dalam bisnis.
d. Computer Engineering ( Sistem Komputer )
Jurusan ini mempelajari antara lain tentang bagaimana mendisain dan merancang konstruksi komputer dan sistem berbasis komputer yang baik. Ilmu yang terlibat adalah tentang hardware, software, komunikasi dan tentu saja memahami proses interaksi antarbagian tersebut.
e. Software Engineering
Jurusan ini mempelajari antara lain tentang bagaimana merancang-bangun dan memelihara sebuah sistem software yang reliabel, efisien, efektif serta mudah dikembangkan dan dapat memenuhi kebutuhan dari pengguna. Menurut B.W. Boehm Software engineering adalah aplikasi ilmu pengetahuan dan matematika dimana kemampuan perangkat komputer yang dibuat bermanfaat bagi manusia melalui program komputer, prosedur, dan dokumentasi terkait.
Posted by: AMANDA on: October 26, 2010
Tugas MAnajemen Proyek dan Resiko
I. PENDAHULUAN
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar korban jiwa baik di surat kabar,televisi, radio dan media lainnya akibat kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Hal ini disebabkan karena pengguna jalan tidak menaati lalu lintas berkendaraan yang baik sehingga masalah kecelakaan itu akan selalu muncul di kehidupan kita. Misalnya peristiwa tabrak lari, peristiwa tabrakan beruntun,dan peristiwa kecelakaan lainnya
Terlepas dari kecelakaan tersebut banyak korban jiwa yang mengalami kerugian akibat kecelakaan yang dialami diantaranya yaitu luka-luka ringan, luka-luka berat, kerusakan pada kendaraan mereka bahkan sampai meninggal dunia. Dari kerugian di atas dapat kita atasi dengan cara penanganan resiko murni yaitu diantaranya :
1. Korban ditolong sesegera mungkin oleh pihak yang menabrak atau pihak keluarganya yang membawa ke Rumah Sakit
2. Korban ditolong segera oleh pihak yang menabrak dengan cara pengalihan yaitu pada saat pembayaran biaya kerugian kendaraan dan rumah sakit oleh pihak asuransi yang disediakan oleh pengguna jalan.
3. Keluarga korban yang mengalami kerugian dapat melaporkan ke Pihak yang berwajib agar peristiwa kecelakaan dapat ditindak oleh jalur hukum.
Dari cara penanganan resiko murni tersebut dapat kita
rumuskan masalah -masalah yang ada antara lain sebagai berikut :
1. Kecelakaan biasanya timbul akibat dari kelalaian baik dari sisi pengendara maupun sisi korban.
2. Kecelakaan biasanya timbul akibat dari jalan yang dilalui telah mengalami kerusakan .
3. Kecelakaan biasanya timbul akibat kurangnya hati- hati baik dari sisi pengendara maupun korban.
4. Kecelakaan biasanya timbul akibat sikap mental, misalnya supir angkutan umum yang berkendra secara ugal-ugalan di jalan raya.
II . PEMBAHASAN
Dari pendahuluan di atas kita dapat memberikan beberapa solusi diantranya yaitu :
1. Korban jiwa langsung diberikan pertolongan pertama agar resiko kematian dapat terhindar..
2. Setelah diberikan pertolongan pertama pihak penabrak harus mengganti kerugian dalam hal pengobatan rumah sakit maupun dalam hal kerusakan kendaraan ( apabila korban membawa kendaraan ).
3. Apabila pihak penabrak tidak menyanggupi ganti rugi tersebut dapat mengalihkan ke bagian asuransi agar dapat menggati kerugian.
4. Apabila penabrak tidak mau mengganti kerugian maka dari pihak korban dapat dapat melaporkan hal yang dialami pada pihak yang berwajib
Agar ditindak lanjuti kebenarannya .
III. KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa sebagai pengguna jalan hendaklah kita dapat mentaati peraturan lalu lintas agar terhindar dari peristiwa kecelakaan selain itu dari pihak pengendara maupun pihak pengguna jalan hendaklah berhati-hati dalam berkendara.
Posted by: AMANDA on: May 22, 2010
Pendapat saya tentang foto ini yaitu foto ini sangatlah menyentuh perasaan saya sebab di dalm foto ini terlukiskan kehidupan seorang Kakek tua renta yang mengharapkan belas kasihan kepada seorang anak laki-laki gemuk.
Namun pada foto tersebut anak laki-laki itu hanya melirik kakek tua tersebut tanpa memberikan sepeser uang dan terlihat bergegas jalan bersama orang tuanya. Yang sangat menarik dari foto ini yaitu mengapa orang tuanya tidak mengarahkan kepada anaknya untuk berbagi kepada kaum dhuafa dengan cara memberi dan menyantuni kaum yang lemah.
Hal ini banyak sekali terjadi pada kalangan atas yang tidak pernah mau berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan seperti kaum dhuafa,anak yatim maupun pengemis di jalan. Foto ini nanyak memberikan nasihat khususnya kepeda orang-orang agar sedikit menggerakkan hati untuk saling berbagi tanpa pamrih.
Tugas : B.Indonesia 2
Judul Foto : Sedikit Harapan untuk Berbagi
Fotografer : Muhammad Miftakkun Arrasid
Posted by: AMANDA on: May 22, 2010
Di dalam foto yang berjudul “ Tegangan Berbahagia “ mencerminkan kehidupan pada Indonesia Masa Kini. Mengapa disebut seperti itu karena pada foto tersebut mencerminkan kebiasaan yang di lakukan oleh sebagian besar masyarakat yang tidak pernah menaati aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah , salah satu contohnya yaitu pada Pengguna Transportasi Kereta Api.
Dengan biaya yang cukup murah mereka bisa sampai ke tempat tujuan, namun mereka tidak memperdulikan keselamatan mereka karena mereka duduk di atas kereta dengan kawat listrik yang bertegangan tinggi. Sebenarnya telah dibuat peraturan bahwa penumpang tidak boleh duduk di atas Kereta yang bertegangan tinggi, namun seringkali dilanggar oleh sebagian masyarakat dengan alasan yang berbeda-beda seperti terlambat kerja atau ke sekolah.
Berbagai macam peristiwa seperti penumpang tewas akibat tersengat kawat listrik bertegangan tinggi ketika mereka duduk di atas Kereta Api, namun dengan terjadinya hal tersebut tidak membuat mereka jera tetapi justru sebaliknya mereka sengaja duduk di atas Kereta Api dengan iming-iming biaya yang murah. Foto ini sangat layak dipamerkan karena foto tersebut sudah tersirat bagaimana kebiasaan masyarakat Indonesia. Di dalam foto ini kita juga dapat memetik hikmah bahwa kita harus lebih mendahulukan keselamatan kita.
Tugas : B.Indonesia 2
Judul Foto : Tegangan Berbahagia
Fotografer : Wisnu A.P
Posted by: AMANDA on: May 10, 2010
dikutip dari resensi Yudha Nugraha
Posted by: AMANDA on: March 30, 2010
Kepunahan merupakan sesuatu yang tidak enak di dengar, tetapi diperlukan oleh manusia. Dari Zaman dahulu, sebelum manusia menjadi makhluk dominan di dunia, bumi kita telah melewati banyak peristiwa penting dalam puluhan, maupun ratusan juta tahun yang lalu.
Ada pepatah berkata, dunia ini dikuasai oleh hukum rimba, yaitu siapa yang kuat, dialah yang akan terus hidup. Saya setuju dengan inti pepatah tersebut, akan tetapi yang lebih penting lagi, saya juga percaya akan pepatah bahwa bukan hanya yang kuat yang akan terus hidup, dan lebih penting lagi, yang bisa beradaptasi dengan zaman yang berubah, dialah yang akan terus hidup.
Contoh yang paling nyata adalah dinosaurus. Para reptil raksasa yang menjadi penguasa di atas bumi ini 65 juta tahun yang lalu mengalami kepunahan karena tidak bisa beradaptasi dengan perubahan iklim yang disebabkan akibat sebuah meteor besar yang jatuh ke bumi, yang mengakibatkan debu tebal yang menutupi langit langit, dan menghambat sinar matahari untuk menghangati bumi. Seperti reaksi yang berantai, korban pun mulai berjatuhan mulai dari tumbuh-tumbuhan, lalu ke dinosaurus herbivora, dan terakhir para dinosaurus karnivora. Sebuah dinasti yang sangat penuh kuasa, kandas begitu saja karena para reptil reptil purba tersebut tidak bisa beradaptasi kepada lingkungan yang berubah.
Ini adalah fenomena alam yang tidak bisa dihindarkan dan tidak bisa dielakkan. Sebelum zaman para dinosaurus, terjadi kepunahan massal yang terjadi di era Permian dan Ordovisum yang mengakibatkan banyak species dari flora maupun fauna menjadi punah karena perubahan bumi, yang disebabkan karena pegerakan plat bumi.
Saya tidak bisa memungkiri bahwa kepunahan kepunahan yang terjadi pada flora dan fauna purbakala tidak bisa dihindari karena itu adalah fenomena alam yang sesuatu yang tidak kita bisa cegah, atau mengontrol. Akan tetapi, fakta yang menyedihkan, banyak kepunahan yang terjadi di dalam 200 terakhir yang lalu, adalah sebab ulah kita sebagai manusia, sengaja atau tidak disengaja.
Banyak sekali contoh contoh yang nyata, seperti Badak bercula 1 yang punah karena diburu secara besar besaran untuk dagingnya sampai punah dan lain sebagainya. Ada juga binatang binatang yang punah, karena introduksi binatang domestik seperti domba, sapi dan kambing, ataupun babi, dan juga anjing dan kucing.
Salah satu sebab kepunahan juga disebabkan penebangan hutan dan tempat tempat yang binatang binatang tersebut tinggal sampai mereka punah karena kehilangan tempat tinggal. Beberapa binatang pemangsa yang punah terpaksa memangsa binatang domestik yang berakibat dengan kepunahan mereka karena mereka diburu sampai habis di tangan manusia, yang ironisnya adalah sebab perilaku mereka berubah karena kehilangan habitat mereka yang sesungguhnya.
Saya melihat contoh contoh ini adalah sebuah peringatan yang lantang untuk kita semua. Di Indonesia, dan di seluruh dunia, banyak sekali flora dan fauna yang indah, justru laun lambat sedang menuju jurang kepunahan, karena aksi kita sendiri. Pemburuan terhadap badak untuk culanya, gajah untuk gadingnya, harimau, macan tutul, jaguar dan familinya untuk kulitnya, ular dan buaya untuk kulitnya, dan beruang untuk empedunya, adalah contoh contoh yang nyata bagaimana manusia memaksa binatang binatang ini ke jalur kepunahan.
Sungguh sangat disesali, jika karena aksi kita sendiri, banyak flora dan fauna yang semestinya kita jaga dan lindungi, justru nasibnya pupus dan kandas di tangan kita sendiri. Maka, dengan ini, saya menghimbau untuk siapapun yang membaca tulisan ini, mulailah dari ini, untuk sepakat untuk membantu untuk mencegah kepunahan flora dan fauna dunia, yang akan kelak masih eksis untuk generasi generasi penerus kita. Jangan membeli barang barang yang berasal dari binatang liar, seperti gading gajah, cula badak, sepatu atau dompet kulit yang terbuat dari kulit buaya atau ular, maupun jaket berbulu yang terbuat dari kulit harimau, macan tutul, jaguar dan lain sebagainya.
Saya yakin, kalau kita berjuang bersama, maka itu akan menjadikan masa depan bumi ini lebih indah, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk flora dan fauna, yang juga sebagai penghuni bumi kita ini.
Tugas bahasa Indonesia 2
Posted by: AMANDA on: March 6, 2010
Contoh Kutipan
1. “Menurut situs internet Wikipedia dan Nabatea, ide pembangunan jalur rel sepanjang 1.303 kilometer ini telah tercetus sejak 1864…”
2. “Artikel-artikel dalam Wikipedia, situs ensiklopedia online yang bebas diakses, ditulis, dan diedit oleh setiap pengguna internet mungkin segera tersedia dalam versi cetak…”
3. “Grafiti, menurut definisi Wikipedia, adalah kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di dinding. Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengomunikasikan perburuan. Sampai kini grafiti masih kontroversial untuk disebut seni.
Posted by: AMANDA on: March 6, 2010
Dalam mencari data diperlukan beberapa tinjauan antara lain yaitu sumber pustaka yang berupa media cetak berbeda dengan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencari sumber pustaka melalui jaringan komputer.
a. Mencari informasi di internetan
Hal pertama yang harus kita ketahui untuk mendapatkan informasi di internet adalah:mengetahui alat dan cara apa sajakah yang dapat digunakan untuk mengakses dan mengambil informasi.
b. Piranti dan cara akses
Beberapa piranti(tools)yang dapat digunakan untuk mengambil informasi yang terdapat diinternet antara lain : telnet, FTP, Archie, Gopher, Mailing list, dan aplikasi World Wide Web (Browser).
Menyajikan Data
Cara menyajikan data yang telah dicari yaitu menggunakan metode antara lain yaitu Mempresentasikan sebuah data yang telah diambil dengan menggunakan media seperti aplikasi pada power point yang ditampilkan pada proyektor, dengan menggunakan transparansi di OHP.
Posted by: AMANDA on: March 6, 2010
Demonstrasi di ibukota sebagian besar disebabkan oleh pemerintahan yang tidak tegas dalam mengambil keputusan pada beberapa dewan yang telah melanggar hukum. Banyak sekali perdebatan dari kalangan atas yaitu elite politik sampai kalangan bawah yaitu rakyat jelata. Banyak juga ditemui penyalahgunaan wewenang oleh para oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan keresahan pada sebagian warga. Untuk itu para demonstran baik itu mahasiswa maupun rakyat yang lainnya banyak yang berdemo di depan gedung MPR.
Pada saat ini banyak sekali elite politik yang menyalahgunakan wewenangnya sebagai oknum pemerintahan salah satunya seperti korupsi. Korusi tidaklah hal yang asing lagi bagi pemerintahan karena itu merupakan salah satu trend yang sedang banyak dilakukan oleh mereka. Karena hal itu para mahasiswa berdatangan ke gedung MPR untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dengan cara berdemonstrasi.
Tugas Bahasa Indonesia